tempat ngoceh dan ngocoblak : Abay

September 7, 2007

Merindu Ramadhan

Filed under: Uncategorized

Merindu Ramadhan
Jiwaku yang kering ini
Merindu Ramadhan
Tubuhku yang lemah ini
Merindu Ramadhan
Hatiku yang payah ini
Merindu Ramadhan
Merindu Kasih SayangNYA….
———–
Saat Allah menyapa hati…membuka sedikit rahasiaNYA yang suci nan agung. Dunia serasa begitu indah, dan tubuh yang berlumur dosa serasa merindu suatu bulan yang keindahannya maha terperi. Sungguh menggetarkan.
Kata nabi, dia adalah ratu segala bulan. Duh, rasanya baru saja kemarin, baru beberapa saat berlalu…..dan kini akan tiba lagi bulan nan dinanti itu. Dan bagiku, penantian ini memberikan gejolak rindu yang sangat. Hatiku serasa hangat menunggu. Jiwaku telah sampai pada puncak rindu. Rasanya ingin sesegera mungkin, menghitung detik, merasai hari demi hari, sampai saatnya fajar ramadhan tiba.
ah…
Tentunya indah nian saat itu.
Sama seperti semesta, alam dan matahari yang merindu keagungannya. Sama seperti jutaan jiwa yang menanti kedatangannya.
"Rinduku….
adalah penantian segala harapku,
Rabbi, sang pemilik pengendali waktu,
sampaikan hamba pada ramadhanMU. Agar bisa hamba mengadu bercinta denganMU, dibulan mulia nan agung yang dinantikan ;
Bulan Ramadhan….Amien."
-29 agustus 2007-
"Saat rindu dan cinta bicara……

1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://kacamata.blogsome.com/2007/09/07/merindu-ramadhan/trackback/

  1. bagus puisinya

    Comment by aswad — September 21, 2007 @ 8:52 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham